18 Des 2018

Suprise Dari Sajjad Bagi Bunda

Sajjad di Pondok Salafi al Fithrah Kedinding - Surabaya (pict:dok.pribadi)


Sajjad  adalah salah seorang putera Bunda yang ke 10  dari 12 bersaudara satu – satunya putera kami  yang lahir premature,  perasaan saat Sajjad lahir usia kandungan baru 6 bulanan,  akan tetapi takjub saja pada akhirnya Bunda  melahirkan sangat dini dengan berat badannya hanya  1.25  penampakannya seberat  botol orson (dhuh . . . linuuu saat merawatnya )  dan banyak  lagi kisah yang berbeda saat membesarkan Sajjad dibandingkan dengan saudara – saudaranya yang lain.
Sajjad masih sempurna dalam asuhan Ayah dan Bunda hingga kemudian sang Ayah wafat pada 2015 ketika usia menginjak 13 tahun,  kami mencoba menerima takdir dengan setabah yang kami bisa termasuk Sajjad.

Sajjad yang tangguh ini kemudian setelah satu tahun di SMP Babussalam,  bagi Bunda penting melatih kemandirian maka kami sepakat memasukkan Sajjad ke pondok pesantren salafi Arafah Cendekia di Samarang Garut,  Alhamdulillah lulus dan mencoba peruntungan masuk ke Tahfidzul Qur’an di Jombang. 
Namun rupanya takdir mencatat putera premature kami ini harus bersekolah di pondok pesantren salafi al Fithrah – Kedinding Surabaya.

Sajjad - 2012 ( pict : dok.pribadi )



Ketrampilan Sajjad salah satunya pandai bermain wushu dengan kuda – kuda yang mantap hingga beberapa kali menjuarai turnamen,   ketika itu Sajjad semangat sekali berlatih tentu saja Ayah dan Bunda mendukung sepenuh kemampuan yang ada. Oiya Sajjad bernama lengkap dan tanggal kelahirannya    Assajad Muhammad Ali Zainal Abidin lahir  20 November 2002

14 Des 2018

Sabar Yuk Kita Sabar



Berusaha Sabar


Kata – kata sabar itu muncul salah satunya jika kita atau keluarga mendapat mushibah diantaranya tertimpa kesedihan karena salah seorang keluarga yang kita cintai meninggal dunia,  atau ada kecelakaan atau karena bencana,  atau apapun itu yang menjadikan kita merasa sangat tidak nyaman menjalani kehidupan ini.



Baiklah kita coba mengkaji beberapa ayat al Qur’an terkait dengan kenyataan bahwa sabar adalah perangkat kemanusiaan yang musti ada dalam hidup dan kehidupan kita di alam nyata ini.





“Dan sungguh Kami akan mencoba kamu dengan sesuatu dari ketakutan, kelaparan, kekurangan harta,  jiwa dan buah – buahan dan sampaikanlah berita gembira kepada orang yang sabar.” 
Al QS. al - Baqarah (2) : 155


Secara generik bahwa kita sebagai makhluk Nya,  hendaklah tabah dan sabar terkait kenyataan yang bakal Allah ujikan diantaranya tentang : 

1. Ketakutan,  
Ketakutan akan muncul secara alamiah dalam berbagai hal,  misal takut  tidak bisa melanjutkan sekolah karena berbagai sebab diantaranya orang tua meninggal dunia sehingga tidak ada lagi yang menopang biaya pendidikan,  atau takut anak - anak kita terjerumus dalam dunia narkoba (naudzubillahi min dzalika).

Tentu saja bukan dua poin ini saja,  bahkan macam - macam ketakutan pada diri kita akan melanda dengan tanpa logika dan itu adalah sesuatu yang terasa juga nyata.  

Maka penting ketakutan demi ketakutan yang akan kita alami adalah  'receh' ketika kita masih berusaha mendekatkan diri padaNya agar ketakutan itu menjadi minimali saat Allah menjadi sandaran utama kita dan keluarga termasuk masyarakat disekitarnya. 


2. Kelaparan,  
Adalah bencana umum di lokasi - lokasi kekeringan gagal panen,  lokasi - lokasi konflik seperti Palestina, Somalia, Yaman dand wilayah bencana alam yang sulit ditembus karena jauh (terpencil).

Bencana kelaparan adalah bencana kemanusiaan yang umum kita baca dalam media massa atau media elektronik dan yang paling tren adalah media digital,   kemudian kira - kiranya kita siap tidak ya jika mengalami bencana kelaparan yang tentunya termasuk anak - cucu, tetangga . . . rasanya baru membayangkannya saja koq seram.  Ndak berani melawan kenyataan.


3. Kekurangan Harta, 
yang dimaksud kekurangan harta adalah kemiskinan,  tidak mampu mendukung keluarga hidup layak standar umum adalah makan tiga kali,  bisa mengikuti jenjang pendidikan SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi minimal S1.


Harta sering menjebak manusia 

Karena kekurangan harta masih banyak masyarakat kita yang tidak memiliki tempat berteduh yang layak,  karena kekurangan harta banyak keluarga - keluarga miskin yang tidak mempu berobat sehingga mengalami penderitaan sakit berkepanjangan akhirnya mati merana.  Allahu Akbar !

4. Jiwa
Terkait jiwa baik satu atau dua bahkan banyak nyawa adalah nilai yang paling berharga ketika seseorang meninggal dunia baik secara normal atau meninggal karena kecelakaan lalu - lintas, sakit atau wafat karena memang sudah waktunya.

Keluarga yang ditinggalkannya akan mengalami kesedihan yang  'nyesek'  sulit dikisahkan,  maka dalam kondisi demikian biasanya sanak dan saudara, kerabat dan handai taulan akan memberikan nasihat klise : "sabar ya . . ."


Jiwa jiwa yang agung 

Pada ayat yang lain masih disurat al Baqarah Allah mewahyukan pada Nabi Muhammad Saw :





"Hai sekalian orang - orang yang beriman,  mintalah pertolongan ( kepada Allah) dengan sabar dan salat,  sesungguhnya Allah beserta orang - orang yang sabar."     QS. al Baqarah (2) : 153 

Ketika Allah menimpakan kepada salah seorang atau banyak orang di dunia ini dengan ketakutan, kelaparan, kehilangan nyawa dan kekurangan harta maka untuk menetralisir kenyataan yang memprihatinkan ini Allah memberikan solusi dengan sabar dan salat.

Sabar adalah menerima kenyataan - kenyataan yang tidak enak ini dengan tanpa keluh kesah atau  yang kekinian sering dilakukan netizen galau pasang status  'ngenes'  yang otomatis banyak dibaca followers,  hal demikian menebar aura negatif pada alam sekelilingnya.  Utamakan sabar dan imbangi dengan salat. 


Salat adalah solusi ampuh yang akan menolong diri kita pada jurang  kehinaan,   salat apa yang harus dilakukan untuk kita bisa bersabar ?  

Dalam skala pemikiran penulis salat lima waktu tunaikan dan tingkatkan kualitas kekhusyu'annya,  tingkatkan kualitas kedisiplinannya dari waktu ke waktu,  perjuangan selanjutnya adalah mengiringi salat - salat wajib dengan salat  sunnah agar kita  lebih mudah terkoneksi dengan Allah Swt,   sang penguasa seluruh jagat raya ini.

Jangan gubris kalimat yang terkadang muncul di hadapan kita bahwa seseorang mengatakan seakan ini adalah kebenaran :   "saya sudah bersabar,  bagaimanapun juga sabar itu ada batasnya."    percakapan seperti ini memang sangat tidak mendasar,  maka cukup bijak jika kemudian kita melirik - lirik  ayat yang memotivasi spiritual  kita agar bisa meningkatkan kesabaran,  yaitu :




"Hai orang - orang yang beriman . . . sabarlah kamu dan teguhkanlah kesabaranmu (dalam menghadapi musuh )  dan bersiap siagalah untuk berperang dan taqwalah kepada Allah agar kamu memperoleh kejayaan." QS. Ali Imran (3) : 200


Allah memberikan seruan pada mereka yang beriman untuk sabar, dan meningkatkan kesabaran dan bersiap siaga untuk menghadapi peperangan, tambah tingkatkan ketakwaan hasilnya jika dapat melewati tahapan - tahapan yang diperintahkannya adalah kejayaan atau keberuntungan atau kebahagiaan.

Catatannya kita 'zoom' . . . 

-   Seruan terhadap  orang yang beriman,  untuk bersikap sabar menerima kesedihan, bencana juga malapetka  diluar yang tidak yakin akan  eksistensi Allah Swt lupakan kesabaran itu,  terserah mereka mau melakukan apapun termasuk tindakan bunuh diri dan pengingkaran terhadap perintah Allah.

-  Seruan dari Allah agar meningkatkan kesabaran,  karena kesabaran itu tidak bertepi tanpa batas seperti dicontohkan oleh Nabi Adam As,  yang menanti perjumpaan dengan Ibunda Siti Hawa,  seperti Nabi Ibrahim As. ketika diperintahkan untuk menyembelih satu - satunya putera tercinta Ibrahim As. atau seperti Nabi Musa saat melawan Fir'aun,  seperti Rasulullah Saww yang dihina dan dimaki - maki oleh Abu Jahal, Abu Lahab Laknatullah.




"Hai hamba - hambaKu yang beriman orang - orang yang berbuat  baik di bumi ini mendapat kebaikan.  Dan bumi Allah itu adalah luas.  Hanya sesungguhnya disempurnakan pahala orang - orang yang bersabar dengan tiada terhitung."
QS. Az Zumar (39) : 10

Dalam ayat tersebut  (39:10)  janji Allah itu jelas,  bahwa pahala seseorang itu akan disempurnakan bagi orang yang bersabar.  Tentu saja berimbang antara kesulitan dan ganjarannya,  tidak semata - mata Allah berjanji dengan kesempurnaan suatu pahala jika bersbar itu mudah,  maka mari bersabar dengan cara berproses dan setiap detik ingat selalu minimal empat ayat ini tentang pentingnya bersabar.

Ciburial   7 Rabi'ul Tsany 1440 H / 15Desember 2018 M

9 Des 2018

5 Jenis Hewan Laut di Wakatobi


(pict:dok.Raidah)


Wakatobi saat ini sudah  menjadi salah satu destinasi wisata papan atas karena doktaman lautnya yang sangat eksotik  dan jumlah species ikan yang ada di lautan tiga pulau ini super duper,    yang dimaksudkan dengan tiga tiga pulau cantik ini  adalah   Wangi – wangi,  Kaledupa dan  Binongko,  yang merupakan akronim dari Wakatobi.

Wangi – wangi Ibu kotanya Wakatobi dari bandara Matahora jarak tempuhnya sekitar satu  setengah jam tidak pakai macet,  jalanan mulus dan masih baru,  supir di sana  menjalankan mobil itu kesannya nyaris sambil tidur nabrak ayam saja ndak kerasa, terus ayamnya teriak – teriak minta tolong,  supirnya pergi berlalu.

Ketiga pulau tersebut indah – indah dengan pemandangan permukaan dan kedalaman laut  yang dikatakan oleh para diver level internasional “indah sekali”  mungkin waktu sepuluh hari bisa mengeksplorasi setiap sudut surga di atas ataupun di bawah laut.

Salah satu pantai indah di Wakatobi (pict : dok.Raidah )






Wakatobi itu secara administrative menginduknya ke Kendari (ibu kotanya dari Sulawesi Tenggara )   sehingga lumayan juga biaya yang harus disiapkan jika terkait sesuatu yang penting dan prinsip ya harus ke Kendari. 

Perjalanan pesawat Wakatobi Kendari sekitar 45 menit saja  jika menggunakan perahu kecil konon 7 -  8 jam itupun kalau  angin bersahabat sedang kalau ombak datang dan tinggi menjulang mengkhawatirkan maka  perjalanan laut  musti  di cancel.

Puteri Kami Merantau ke Wakatobi
Semenjak salah seorang  puteri  kami  bertugas ke  Wakatobi  (2017)  banyak kisah yang dia tampilkan khususnya lewat medsos dengan mengirim foto – foto yang dibidik menggunakan handphone sederhana yang dia miliki.

Kita pasti yakin untuk orang Wakatobi yang tinggal dekat pantai,  laut tinggal ditatap dari depan mata  maka aneka hewan yang datang bermunculan ke permukaan atau sengaja ditangkap pasti biasa,  tentu bagi kita yang hidup di daratan ya . . .   yang populer dibahas belanja online,  mini market supermarket ndak indahlah ya membosankan jelas kerja sia – sia  dan hambur – bamburin fulus saja, tapi memang beda lokasi  beda juga budaya.

Nama puteri kami  yang merantau ke Wakatobi adalah  Raidah Shabiraa   berhubung yang ngasih nama ci Bundanya maka nama ini bermakna supaya puteri kami ke depannya menjadi pemimpin yang sabar dan tangguh
Raidah  alumni UPI jurusan Pendidikan Bahasa Arab puteri keenam,   secara jaman millennial era social media sehingga ia   banyak sekali  mengirimkan   foto – foto jenis hewan laut yang dia kirimkan kepada kami baik menggunakan instagram,  atau facebook atau langsung via whattsapp.

Akan tetapi dalam tulisan ini Bunda tampilkan lima jenis saja itupun dengan infomarmasi yang relative terbatas diantaranya:

Si Biru Bintang Laut, 
Bintang Laut Biru  ( The Blue Sea Star Usually Spawns From    May  to August.animaldiversity.org
Nama latinynya Linckia Laevigata
Bentuknya menyerupai bintang dengan warna biru yang indah,  bagi kami memang terasa nyata asing ajaib dan menakjubkan.
https://www.google.com/search?safe=strict&source=hp&ei=7RENXIW8N9iWwgOC6bW4BQ&q=bintang+laut+biru&btnK=Google+Search&oq=bintang+laut+biru&gs_l=psy-ab.3..




The Blue Sea Star  (pict: dok. Raidah )

Ikan Kerapu Macan
Kulit ikan bersisik licin totol totol,  ukurannya macam – macam ada yang mini seukuran telapak tangan ada juga yang jumbo,     konon rasanya enak sekali.  Informasi dari beberapa blogger bisa digoreng,  bahkan dibakar dengan terlebih dahulu di lumuri bumbu kecap.


Kerapu Macam (pict:dok.pribadi)



Bulu Babi  atau Landak Laut
Landak laut atau disebut juga bulu babi (Echinoidea)  merupakan hewan laut yang berbentuk bundar dan memiliki duri yang banya disekeliling kulitnya yang dapat mereka gerakan secara alamiah.   Binatang ini terbagi  menjadi  950 species dan dapat ditemukan mulai dari daerah pasang surut sampai di kedalaman 5000  meter.







(pict:dok.Raidah)


7 Des 2018

Doa yang Tertolak

Pantai Pasir Putih Situbondo (pict:dok.pribadi)



Seseorang curhat dengan perasaan sedih,  bahwa dirinya telah berangkat ibadah hajji berjuang berdo’a  di tempat – tempat suci dan mustajab do’a  agar bisa ketemu jodoh dalam hidupnya dan memiliki anak keturunan.

Kenapa sepulang hajji satu tahun, dua tahun dan hingga tiga tahun harapan juga  cita – citanya kandas,   hidup menyendiri hingga akhir hayat,  sedih berlipat ganda,  kecewa sulit diungkapkan.    

Lihatlah kesekeliling kita  ada bahkan  banyak perempuan atau  satu dua laki – laki yang tidak menikah seumur hidupnya,  dengan berbagai sebab dan alasan.         Pada umumnya mereka tertutup dan penulis kurang berani untuk membuka tabir dan misteri keadaan mereka yang sesungguhnya  salah satunya tentang kesendirian kaum perempuan,  sebagaiaman seseorang ( tidak perlu disebutkan  namanya ) yang sempat curhat diawal tulisan ini.

Ketika merasa do’a  sudah dihantarkan secara optimal kepada Sang Pencipta Semesta Alam  yaitu  Allah Swt,  akan tetapi terkesan Dia tidak   menjawab do’anya,   putuskah harapan kita terhadap ketentuan -  Nya (?).

Banyak versi tentang tertolaknya do’a yang penting kita fahami bersama  pada akhirnya penulis mendokumentasi berdasar penelusuran di dunia digital meskipun terasa berat semoga ini menjadi reminder buat semuanya,  sehingga berharap Allah menurunkan Rahman dan Rahimnya tanpa batas.

Sebab -  sebab do’a yang tertolak :
-          Makan dan minum juga pakaian dari yang haram
-          Tidak khusyu’ dan lalai serta tidak memaknai do’anya
-          Terburu – buru minta terkabul do’anya akhirnya meninggalkan do’a
-          Berdo’a yang isinya mengandung perbuatan dosa atau memutuskan shilah ar rahim
-          Gemar melakukan maksiyat dan apa saja yang diharamkan oleh Allah
-          Meninggalkan amar ma’ruf dan nahi munkar serta meratanya perbuatan ma’siyat
-          Tidak bersungguh – sungguh dalam berdo’a.

Bersiap diri mengintrospeksi diri satu demi satu poin,  rasa – rasanya penting ada seseorang yang membantu memberi  dukungan spirit dan membuka keterbukaa pasti ini sangat menantang.

Fenomena tidak dapat jodoh
Fenomena Mbak Daun (bukan nama sebenarnya) usianya kini lebih dari 60 tahun,  dia menjadi tua tanpa suami dan hanya berdua dengan Ibundanya,  secara ketrampilan hidup sangat tidak dikeragui.  Memang Mbak Daun tidak menikah karena tidak mendapat ijin kedua orang tuanya,  memang secara fisik menajadi alasan kedua orang tua melepas anaknya untuk menikah.

Apakah Mbak Daun tidak berdo’a,  penulis yakin dia berdo’a dengan serius dan sungguh – sungguh,   namun Ibunya tidak mengijinkan untuk melakukan pernikahan dengan siapapun hingga menua dan sendiri.
Allah telah menentukan takdir Mbak Daun seperti itu,  siapa yang harus dipersalahkan salah dalam berdo’a bisa iya bisa tidak tetapi seakan selesai jika dikembalikan pada Allah sebagai takdir.

Fenomena tidak memiliki anak
Keluarga yang tidak memiliki anak seperti kasus Ibu dan Bapak Murdi (bukan nama sebenarnya),  penulis mah yakin beliau cukup dan lebih – lebih dalam berdo’a tidak memiliki anak akan tetapi mereka menampung anak orang entah anak siapa diurus disekolahkan dan tinggal di rumahnya.
Bagi orang atau keluarga yang tidak mampu tentu Ibu dan Bapak Haji Murdi menjadi dewa penolong bagi banyak orang, sehingga meskipun tidak memiliki anak biologis namun anak – anak spiritual banyak beliau tolong. 
Sehingga disaat do’a tertolak di sisi lain do’a orang – orang miskin do’anya mustajab karena adanya kedua orang suami istri yang tidak memiliki anak.


Fenomena tidak tercapainya cita – cita
“Saya ingin jadi dokter.”    (seseorang mengungkapkan )  ternyata koq jadi guru,   di  mana salahnya dan apa sebabnya pan tidak sesuai antara cita -  cita dengan akhir dari kenyataannya.  Allah itu Maha mengatur segala – galanya,   maka ketika do’a tertolak bukan berarti putus harapan dan kegiatan.  Menjadi guru lebih cocok bagi si saya dan lebih dinikmati dan disyukuri karena dengan menjadi guru baginya tidak mengenal mantan guru,  guru ya tetap guru meskipun sudah pension.  

Berhusnudzaan  Pada Allah Swt
Husnudzan pada Allah akan meringankan hidup dan kehidupan kita sebagai hambaNya  meskipun banyak do’a tidak diijabahn oleh Nya,  karena berbagai hal semoga Allah jeda, sehingga do’a kita diijabahnNya saat kelak di alam keabadian.  


Surabaya,   7 Desember 2018 M /  29 Rabiul Awwal 1440 H


6 Des 2018

Umrah Babussalam Safar

Masjid Nabawy (pict: dok.Fatwa Yusyifa)



Adalah anugerah Allah yang sedemikian berlimpah sehingga diusianya yang 37 tahun Yayasan  Babussalam sebagai salah satu lembaga yang bergerak di bidang pendidikan, social dan dakwah dengan perasaan syukur yang mendalam bisa merintis usaha travel umrah bekerja sama dengan Ardaya travel.

Pada 17 November 2018 bertepatan dengan 9 Rabi’ul Akhir 1440 H merupakan langkah perdana Babussalam Safar memberangkatkan 42 orang jamaah dibawah bimbingan Ustadz Rahmat Hidayat dan Ustadz Lutfi.
Penulis sebagai salah seorang dari anggota tim yang bergabung dalam Babussalam Safar Travel merasa excited untuk ikut serta memasarkannya terutama lewat media social baik iinstagram, facebook maupun twitter.

Untuk usaha awal ini beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon jamaah umrah adalah persiapan fisik, mental dan bekal.  Ketentuan umum yang melekat memahami ilmu manasik umrak namun secara teknis penting kami uraikan sebagai berikut.

PERSYARATAN TEKNIS PERSIAPAN UMRAH
1.     Mengisi formulir yang telah disediakan
2.     Pas foto berwarna
3.     Pelunasan biaya satu bulan sebelumnya
4.     Passport asli yang masih berlaku minimal tujuh bulan sebelum berangkat.
5.    Buku vaksin meningitis
6.    Persyaratan kondisional
7.    Jamaah resiko tinggi harus ada pendamping keluarga


Babussalam Safar dan Ardaya Travel akan membantu seluruh jama’ah seluruh penyelesaian persiapan teknis sesuai jadwal yang telah dipilih dan ketentuan  awal adalah DP  10 Juta bagi jama’ah umrah regular,  adapun plus Turkey, Mesir dan Palestina ketentuan DP 12 – 15 Juta.


FASILITAS
1.     Pesawat pp ( start Jakarta )
2.     Makan 3 kali sehari
3.     Jama’ah akan mendapatkan 5 liter air zamzam
4.     Bimbingan manasik dan ziarah
5.     Pengurusah  Visa hingga jadi dan berangkat.
Umrah yang banyak  dicita – cita oleh hampir semua kaum muslimin dan muslimat memang lima tahun belakangan ini menjadi sangat trendy  karena kenyataan untuk berangkat  haji tidak semudah dahulu kala harus antri menunggu hingga 15 tahun.


Dahulu sekitar tahun 1996 masih bisa hari ini bayar tidak harus menunggu bertahun – tahun datang bulan Dzulhijjah masih bisa berangkat denga harga Rp 7.200.000,-  tidak pakai lama, sedang sekarang booking seat 25 juta harus menanti usia senja, jika panjang umur.
Maka berangkat umrah menjadi alternative dan jalan tercepat plus termudah jika ingin ziarah ke tanah suci.

Yuuks . . . berdo’a mohon undanganNya untuk bisa segera berangkat umrah,   bahagianya mereka yang mendapat undangan kehormatan dan kemuliaan berkunjung ke Baitullah.


5 Des 2018

Mamah Dengan Kekuatan Spiritualnya



Mamah atau Ibu,  bisa juga Ummi,  Emak atau Mommy apapun sebutannya adalah center fokus dalam kehidupan berkeluarga.   Kita semua  yang berposisi sebagai anak menyaksikan bahwa seorang Ibu rela melakukan apapun demi perasaan cinta dan bertanggung jawab terhadap putera dan puterinya,  ribuan kata tak cukup untuk ungkapkan rasa terima kasih dan hormat pada Ibunda.

Mengungkapkan perasaan dan menyampaikan kiprah seorang Ibu rasanya tidak layak dengan bahasa seadanya akan tetapi kemampuan merangkai kata - kata butuh ketrampilan yang harus di asah bertahun - tahun lamanya.

Maka kali ini penulis mencoba mencerna makna selama puluhan tahun ada di bawah asuhan Mamah yang tidak pernah letih membimbing kami putera dan puterinya hingga kejenjang kemandirian dan mampu sedikit demi sedikit mewarisi ketrampilan beliau mengajar serta mendidik para santri.


Pict : dok.keluarga




Mamah lahir di kota Bandung 9 September 1942 dari Ibu bernama Engkar Karmila dan Ayah Sanusi Hidayat,   di bawah asuhan orang tua beliau dengan panggilan akrab Emak Engkar Mamah dibina dan di didik menjadi seorang pendidik, Ibu dan Umi Kiyai kecintaan para santri terutama karena ketegasan beliau dalam hal kedisiplinan sehari - hari seperti kebersihan lingkungan,  masalah santri putra yang melanggar salah satu aturan pondok paling trending topik adalah  "haram merokok"  di lingkungan pondok.

Bagi Mamah aturan adalah aturan harus di tegakkan, sehingga kami faham betul beliau akan bersikap tanpa toleransi.
Kami mafhum itu.
Berbagai hal yang melekat dalam ingatan tentang Mamah . . .


-   Memiliki prinsip yang kokoh
   Menjalankan nilai – nilai Islam sesuai yang beliau fahami dan dijalankannya dengan tidak melenceng dari syarat dan rukun hingga sunnah – sunnahnya.

Khataman al Qur'an rerata sebulan   satu kali  ;  
     jika ramadhan tiba 3   hingga 5 kali beliau khatamkan.
   Shalat lima waktu beliau berjuang tepat waktu,  seusai shalat isya  akan segera tidur agar bisa menjemput sepertiga malam.

-      Pendidik sejati
Tujuh putera dan puterinya standar S1  sukses beliau sekolahkan hingga bisa mandiri   bahkan dua anak lelakinya sempat mengenyam pendidikan di Timur – Tengah. 

Penting pendidikan bagi diri Mamah bukan karena negara mewajibkan semua warganya bersekolah,  namun pendidikan adalah alat mencerahkan cara orang berfikir dan bertindak,  tidak ada tawar menawar bahkan adanya home schooling bagi Mamah itu sich absurd.

Kehidupan yang sederhana
Sejak di Bandung sebagai anak pertama dari Emak Engkar dan sekolah PGA di Yogya kemudian menikah dengan Bapak Ayah kami Mamah hidup di bawah kemiskinan,  miskinlah . . . dan itu dialami banyak orang masa orde lama  hampir semua miskin,  sehingga tren kehidupan sederhana sesuatu budaya yang melekat kuat dan prinsip - prinsip kesederhanaan ini juga yang beliau tanamkan pada anak keturunannya.

-    Kreatifitas tanpa batas
Menata rumah,  merangkai bunga dan buah – buahan,   menjahit baju untuk dirinya,  anak – anak perempuannya atau kepentingan rumah tangga seperti lap tangan ( serbet ), sarung anak - anak lelakinya beliau jahit sendiri,  katanya di samping menghemat ongkos jahit juga memanfaatkan waktu yang tersisa.

-     
   Menjunjung shilah Ar rahiim.
  Nilai - nilai shilah ar rahim beliau tanamkan pada kami dengan suri tauladan yang indah,  beliau akan mengunjungi sanak satu persatu meskipun harus menyusuri kampung demi kampung berjalan kaki di satu wilayah di Benteng Selayar tempat leluhur kami dari fihak Ayah,  atau sering kali penulis membersamai Mamah menyusuri gang demi gang karena niat ingin menengok salah seorang Bibinya yang terkena stroke ringan bahkan Mamah memiliki budaya sederhana yang sulit kami ikuti jejak mengumpulkan anak cucu secara berkala.






  Tangguh Mendampingi Perjuangan       Bapak
    
     Ibunda kami tidak akan meninggalkan rumah sebelum yakin semua kebutuhan Bapak telah rampung disiapkan.  Baju,  hidangan makan siang atau segala sesuatu apapun juga yang teknis - teknis.  Jika beliau merasa kurang yakin maka akan titip amanat pada puteri - puterinya.

Lebih dari lima puluh tahun Mamah mengabdi mendampingi Ayahanda kami berjuang berkiprah di wilayah dakwah, pendidikan dan sosial.
   
   Masih terbayang wajah Mamah yang bercahaya dan cemerlang begitu cantik saat kain kafankami  tutup diiringi tangis sedih anak cucu dan sanak saudara . . . . beliau pergi menuju Tuhannya setelah tuntas menunaikan seluruh tugas kemanusiaan yang beliau emban dengan pengabdian tanpa batas mengharap keridhaan Nya.
   Kami yakin Mamah beristirahat dengan tenang bersama para makhluk - makhluk mulia pilihan Sang Pencipta Semesta Alam Raya.

 Harina Kereta Malam Menuju Surabaya

  28 Rabi'ul Awwal 1440 H /
       5 Desember 2018 M