28 Jul 2017

Resiko Hidup Satu Atap





Hidup berdampingan dengan damai adalah sesuatu yang indah dan membahagiakan dengan tidak saling mengganggu baik secara lahiriah maupun bathiniah.

Pada awalnya kami memang bersama – sama satu atap menjalankan roda kehidupan dengan kesibukan dalam konteks waktu yang cukup  dinamis.


Saya lebih memilih segala sesuatu dilakukan siang hari dan dirampungkan menjelang ashar biasanya antara maghrib dan isya adalah saat -  saat kritis menjemput kantuk menyapa malam dengan sigap dan tertidur lelap.


Sedang yang seatap dengan kami lebih memilih sekitar jam 09.00 malam menjemput malam dan mulai berikhtiar melakukan prosesi kehidupan bersama sudah menjadi habit puluhan tahun baginya melakukan rutinitas yang demikian,  maklum dan lazim saja dalam rentang sekitar 30 tahun ini. 


Seisi rumah menyikapinya biasa – biasa saja,  tidak ada yang protes ataupun komplain dengan situasi ini.


Tiga puluh lima tahun satu atap masa panjang kami bersama dan inilah pada akhirnya menjadi puncak perang dingin yang terjadi.


Di kubu saya pada awalnya bersepakat dengan anak – anak mengusirnya saja dengan satu cara dan tanpa ampun !

Kesepakatan mengusir membuat teman satu atap memberontak dan melakukan serangan balik yang sangat tidak kami duga.


Salah satu yang membuat kemarahan meningkat saat note book di temukan hancur dan disitu data juga kepentingan terpusat.


Puncak kejengkelan kami seisi rumah bersepakat untuk membunuhnya dengan tanpa ampun sehingga berharap rumah kembali tenteram,  karena dengan mengusir secara brutalpun tidak mempan.

Dengan perlahan saya mengaduk – ngaduk racun khusus pesanan dari seseorang yang kami kenal trampil membunuh dengan rapih dan tidak di ketahui oleh lawan.


Dalam tiga hari racun itu berharap bereaksi dan sukses tujuan kami membunuhnya dengan diam – diam.


Tiga hari,  empat hari dan lima hari teman seatap masih tenang – tenang sibuk berkegiatan malam.
Hari kesepuluh telah kami temukan beberapa bangkai tikus membusuk dengan jijik kamipun membuangnya.

25 Jul 2017

Water Body Cologne Mazaya Dan Misteri Keharumannya




Water Body Cologne (pict : dok.pribadi)

Semua orang suka harum – haruman.
Harum rempah – rempah,  harum bebatuan dan lumut di pegunungan, harum daun dan bunga dikebun mungil milik Ayah  juga  harum masakan ibunda di dapur resik yang sering beliau  jaga.
 

Kesenangan akan aroma harum  menjadi dasar kuat produsen alat – alat kecantikan dan kesehatan bahkan produk makanan dan minuman  menggunakan aroma wewangian diantaranya rempah – rempah yang sedemikian kaya di Nusantara ini.

 
Adalah  berbagai jenis bunga – bunga dan ganggang laut  menjadi bahan dasar salah satu produk Body Water Cologne ( BWC ) dari Mazaya.

Green Tea,  Allila  dan Salsabila  (pict:dok.pribadi)
  
Brand Mazaya sendiri  dinaungi oleh  Immortal Cosmedika Indonesia yang telah terdaftar di BPOM dengan nomor NA18140600690  dan sudah tersertifikasi Halal oleh Majelis Ulama Indonesia meluncurkan aneka wewangian dengan varian yang bisa kita pilih sesuai selera.

Maka dengan perasaan bahagia  dapat kita telusuri kesepuluh produk Mazaya,  baik dalam bentuk Body Water ( BW ) maupun Body Cologne ( BC ) jelas bahwa keduanya di produksi   tanpa menggunakan  alkohol sehingga kaum muslimah di Indonesia akan merasa aman menggunakannya dengan cara menyemprotkannya  baik untuk sehari – hari maupun acara khusus yaitu shalat lima waktu,  saat wukuf di Arafah atau saat prosesi ibadah thawaf sunat.

Mazaya Water Body Cologne ( pict:dok.pribadi )
 
Varian Mazaya Water Body   Cologne

Baik BW maupun BC  berbahan dasar  yang terdiri dari :

Aqua, ( kata ini akrab sekali, kemana arahnya bisa ditebak )
ParfumDiglycero,
PEG-40,
Hydrogenated Castor Oil,
Menthyl Lactate,
Polym inopropylPPG, -26-
Buteth-26,
Biguanide,
Methylisothiazolinone dan Cl16255.



WBC  bagi pengguna fanatik rutin digunakan  dalam aktifitas sehari-hari bahkan putera penulis @Fawwaz_Ibrahim  begitu yakin dan tidak akan pindah kelain produk hanya Allila yang selalu menjadi andalannya  katanya disamping  harum green tea itu segar dan natural bisa digunakan oleh para akhwat maupun oleh ikhwan,  satu hal disamping menghadiahkan rasa  nyaman juga  tidak lengket.

Allila Water Cologne ( pict : dok.pribadi
 
Adapun beberapa  unggulan produk BC  yaitu :

Yasmin   à         Aroma Melati
Meskipun ada puluhan jenis melati yang bisa kita saksikan di taman bunga koleksinya Ibu Tien Suharto ( istri mantan Presiden RI yang kedua ) akan tetapi kita semua telah merekam dalam ingatan bahwa aroma melati itu memang special dan biasanya di gunakan saat hari bahagia pernikahan atau akekahan.

 
Raihana  à  Mawar Merah
Raihana aroma mawar merah segar dan menimbulkan kesejukan di batin,   konon dalam tulisan Anne Marie Scimmel pada kisah Isra dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW ada semacam kisah mithos masyarakat India bahwa saat sang Nabi menuju langit maka meneteslah keringat beliau ke bumi dan ketika itulah muncul dan tumbuh  bunga mawar merah dengan aroma spesifik dari  tetesan keringat makhluk mulia ini  dan menjadi kisah turun temurun, 


“aroma mawar adalah tetesan keringat Sang Nabi Agung Muhammad SAW”.



Fatimah  à         aroma seribu bunga
Sejarah menuliskan tentang Fatimah Az-Zahra  yang mulia puteri semata wayang Sang Nabi Agung Muhammad SAW tidak secara fisik saja  beliau digambarkan memiliki aroma  harum seribu bunga,  akan tetapi sejarah mengisahkan dalam konteks spiritual beliau adalah penduduk Surga yang telah mendapat jaminan dari Allah SWT karena keharuman akhlak beliau yang tidak akan pernah sirna sepanjang masa.

Yasmin Body Cologne ( pict : dok. pribadi
 
Azalea  à aroma pegunungan bau tanah segar.
Aroma segar azalea  khusus mirip – mirip bau tanah basah akan tetapi kita bisa mengungkapkannya dengan aroma lain yang menyegarkan memberi kenyamanan special ada yang mengetahuinya lebih real ? Boleh ungkapkan pada komentar . . . . agak misterius namun kesimpulannya harum hingga melewati lima jam.



Salsabila  à  aroma kembang setaman
Saat kita sempat masuk ke kebun bunga di daerah pengunungan Lembang atau Sukabumi bahkan di Ciwideypun ada.

Maka kita akan menangkap aroma bunga sedap malam,  daun asparagus,  bunga soka  dan hebras,  mawar, kembang kaca – piring  dan aneka jenis bunga – bunga yang  pada kesimpulannya kita senang juga bahagia.

Jika ditilik dari namanya Salsabila adalah nama salah satu sungai yang ada di surga dan diungkapkan dalam beberapa ayat,  menantang agar segera kita telusuri ulang di dalam al Qur’an. 

Salsabila Body Cologne (pict : dok. pribadi )
 
Varian  Mazaya BODY WATER ( BW )
( 1 )  Alila   à     Aroma Green Tea
Aroma green tea tengah membahana dalam berbagai produk, tidak saja teh hijaunya namun merambah pada kue aroma green tea, susu, coklat bahkan pengharun ruang dan toilet.

Memang lebih maskulin namun banyak juga kaum hawa  yang menjatuhkan pilihan BW sehingga bangga memiliki Alila karena kekhasannya dan tidak lengket.


( 2 )  Ziaza   à    Aroma Mawar
Iya . . .  bunga mawar memang bervariasi dan memiliki kekhasan masing – masing,  seperti mawar gunung yang tumbuh liar dengan warna khas pink, merah dan putih berbeda dengan varian mawar yang telah mengalami rekayasa genetika.


Mawar gunung lebih lugu dan sangat natural persembahan dari alam,  sedangkan mawar di kebun – kebun petani  misalnya  Lembang  aromanya lebih dinamis dan energik.

Mari kita berimajinasi.
Jika dipagi hari menghirup harumnya dengan memandang warna merah, putih atau pink akan terbayang peraduan para raja dan ratu pengemban dunia dewa – dewi,  jadi khusus untuk mereka yang suka berkhayal saja nampaknya ziaza ini.


( 3 )  Zahira   à     Aromanya mendekati Lavender,   segar seperti kita sampai dititik puncak pegunungan yang indah dengan aroma hutan yang sangat langka.


Sedang lavenderpun menjadi salah satu bunga yang dilindungi tidak boleh sembarang orang memetiknya.


( 4 )  Abira   à    Aromanya mirip – mirip  seribu bunga dan merupakan cologne dengan anti oksidan yang paling tinggi  karena salah satu bahan dasarnya dari ganggang laut hematochancha. 

Bunda suka warna transparannya dan memandangnya saja sudah timbul rasa bahagia apalagi menghirupnya.


( 5 )  Faihana   à  Aroma permen mirip bubble gum atau kadang mirip caramel silahkan terjemahkan dari dua alternatif aroma yang menjadi misteri harumnya Faihana.


Tentu saja pada suatu ketika Bunda  disodorkan sepuluh produk BW dan BC  dengan varian aroma yang keseluruhannya saya suka.


Maka secara spontan saja Bunda bertanya kepada Teh Hermin manager marketing Bandung dan sekitarnya atau Teh Wiwien asistan manajer marketing,  “dilihat dari rating penjualan yang paling banyak laku apa sajakah ?”  dengan spontan baik Teh Hermin maupun Teh Wiwien menyampaikan  :

1.      Alila
2.     Faihana
3.      Azalea
4.      Ziaza
5.      Zahira
6.      Raihana
7.      Fatimah
8.      Jasmin
9.      Salsabila
10.                         Abira


Kesepuluh varian produk Mazaya Cosmetik ini boleh para pelanggan  BW dan BC  bereksplorasi dan untuk mendapatkannya sudah bisa ditemukan secara online maupun di toko – toko besar,  diantara nya :

twitter         :  @MazayaCosmetics
facebook     :  facebook.com/mazaya.kosmetik
instagram    :  mazayaindonesia


Adapun pilihan Bunda jatuh pada Abira karena aroma laut, pasir dan ombak menyatu dalam kandungan BWC ini aneh dan misterius memang posisi atau rating penjuang duduk diurutan akhir yaitu kesepuluh.


Namun jika memahami kandungan astaxantin yang ada di dalamnya dan jarang orang mengetahui juga memahaminya bahwa kandungannya diurai dalam salah satu brosur resmi mazaya.

6000 kali lebih kuat dari vitamin C
3000 kali lebih kuat dari Resveratrol
8000 kali lebih kuat dari Co-Q10
560 kali lebih kuat dari Green Tea
5000 kali lebih kuat dari Vitamin E
75  kali lebih kuat dari Alpha Lipoic Acid
40 kali lebih kuat dari Beta Caroten
17  kali lebih kuat dari Grape Seed.


Laut memang alam merdeka yang hanya orang tertentu yang menjelajahnya,  sedang Bunda memang lahir di kepulauan Selayah dimana Ayah begitu akrab dengan laut baik untuk sekedar memancing ikan terbang atau segaja menyelang menombak ikan sunu.


Maka aroma laut memang ada di alam  misteri yang jauh ada di bawah alam bawah sadar yang sulit di jangkau.