14 Mar 2017

Masa Mengandung Dan Bersalin Yang Ajaib Bangun Mind Set Positif




Hampir sepuluh tahun yang lalu masa – masa yang  menakjubkan itu  telah lewat  sedemikian cepat seakan melesat dan terbang keawan seiring tumbuh dan dewasanya lima orang putera – putera kami  yang trengginas juga humanis beserta tujuh orang puteri – puteri  yang cerdas plus terampil dalam bidang skill wilayah domestik,  mereka semua dua belas orang !!

Memang sangat menakjubkan satu demi satu putera dan puteri dari mulai  si sulung yang murah senyum  hingga bungsu yang tabah setelah ditinggal wafat Ayahnya saat ia masih  kelas dua SD,  mereka semua  ada dua belas orang,  Bunda yang  mengandung dengan perasaan galau campur aduk  penuh ketidak fahaman, terkadang muncul ketakutan dan kekhawatiran yang mendalam tentang pertumbuhan sang janin di dalam rahim bahkan ketakutan tanpa alasan yang kuat terkesan mengada – ada. 

Secara emosional Ibu hamil memang sepertinya labil, karena ada makhluk lain dalam tubuhnya dan itu menjadikan dirinya bukan diri semasa ketika sebelum mengandung seorang makhluk titipan Nya. Kadang sulit menterjemahkan kondisi batin sang Bunda, sehingga terkadang  Ayahpun berkeluh kesah menampakkan kebingungannya.

Diantara sekian banyak ketidak fahaman saat mengandung adalah perasaan mual yang hebat  hampir tiga bulan lamanya tentu saja sangat menyiksa karena muntah yang tiada henti dari hari kehari dan tak satupun jenis makanan termasuk buah – buahan juga sayuran bisa masuk kelambung yang kosong tiga bulan bertahan hidup menanggung mual dan ketidak nyamanan menjalani masa tersebut.


Masa Mengandung Penuh Ujian    
Selama kurun waktu yang panjang genap 34 tahun ( putera sulung lahir 1983 dan bungsu pada 2007 ) gejolak jiwa karena terombang – ambing antara kekhawatiran dan ketakutan,  apalagi jika menyimak para sepuh jaman dahulu kala yang banyak pantangan.

Konon selama masa mengandung suami dilarang menyembelih ayam dan membersihkan kakinya dengan cara memotong, perilaku demikian akan lahir anak cacat.

Kalimat – kalimat mistik tersebut seringnya berpengaruh juga pada situasi emosi bumil,  akan tetapi sebaiknya di satu sisi memang  kita mendengar kata orang tua sebatas menyimak tanpa membantah demi adat dan sopan santun dan disisi lain ada baiknya berkonsultasi dengan dokter yang ahli atau banyak membaca bisa majalah tentang ibu hamil dan melahirkan,  atau buku – buku tentang ginekologi juga kesehatan ibu dan anak kita bisa mendapatkannya dan  cukup banyak di kios atau toko buku seluruh Indonesia.



Bumil tidak perlu takut ya . . . ternyata hal tersebut hanya mitos belaka karena yang Bunda alami Alhamdulillah  dua belas putera dan puter lahir tanpa cacat meskipun suami (almarhum) melakukan kegiatan penyembelihan ayam, kambing,  domba dan sapi termasuk memotong motong kaki binatang tersebut. 

Alhamdulillah selamat,  salah satu kisahnya ada dalam tulisan : 





Maka sungguh mengharu biru akhirnya Bunda bisa selamat, sehat dan bahagia mengandung dengan rasa galau nano – nano kemudian memunculkan  pengalaman demi pengalaman yang pada ujungnya menjadi perbendaharaan berharga agar bisa dibagikan kepada mereka yang membutuhkan, jika berkenan silahkan pakai, jika kurang cocok campakkan saja.  

Mempersiapkan Persalinan Dengan Banyak Munajat Pada Nya 
Melahirkan (bersalin)  adalah saat yang paling menguji kesabaran,  biasanya bumil disamping badannya semakin melar bobot tubuh bertambah udara yang terasa gerah dan menyiksa,  tidak ada nikmat – nikmatnya sepanjang sebulan menjelang persalinan.

Sensasi persalinan tentu saja antara hidup dan mati ataukah mati saja menjadi pilihan akhir ; ketika rasa sakit menghimpit tak dapat diungkap dengan kata – kata yang tepat,  sehingga al Quran dengan sangat bijak  mendiskripsikan suasana penderitaan bumil  dalam salah satu ayatnya (QS.31:14)   dengan kalimat  “lemah diatas lemah”     “derita diatas derita”   bahkan   “kesakitan diatas rasa sakit”.    

Banyak sekali diantara  kaum Ibu yang tidak ingin memiliki lebih dari satu atau dua putera / puteri karena penderitaan yang menyakitkan saat persalinan,  pokoknya cukup dua saja atau bahkan satu saja.
Persalinan normal yakin jika ditangani bidan atau dokter yang berpengalaman relatif tidak beresiko . . . Insha Allah aman dan lancar artinya saat Ibu melahirkan keduanya selamat,  sedang jika diluar kebiasaan lumayan dag dig dug dweer . . .  sungguh menyeramkan.  

Satu kejadian pada diri Bunda yaitu saat melahirkan putera ke sepuluh dengan usia kandungan sekitar enam atau tujuh bulan (salah hitung . . . bisa jadi demikian) tapi entahlah karena kenyataan ini teramat berbeda dari pengalaman masa lalu  sembilan putera yang lainnya melaksanakan persalinan  genap 9 bulan.

Karena kekuasaan Allahlah  ia hadir dengan timbangan 1.65 kg dan kini telah duduk di kelas 8 SMP, tentu saja fenomena lahir prematur memetik pengalaman tersendiri yang juga ajaib. 
Amalan yang Bunda pelihara dengan istiqomah memang perlu di baca oleh bumil yang dalam masa – masa penantian,  bisa juga di baca oleh para calon ibu agar kelak tidak mengalami stress saat menjalani persalinan.

Doa Lancar Melaksanakan Persalinan




Bunda sangat merasakan sekali bahwa dua belas orang putera dan puteri lahir dengan selamat banyak hal kami lakukan,  Ayah mendukung setiap kegiatan Bunda dan bertanggung jawab atas keselamatan istri dan anak – anaknya.

Faktor lainnya adalah kekuatan bathiniah yang Allah anugerahkan pada kami dalam proses panjang hingga 34 tahun !

Selalu dekat dengan Nya adalah salah satu cara mengasah kesabaran dan kesadaran tentang pentingnya memelihara amanah keturunan demi kemakmuran negeri pada masa yang akan datang. 
Saran Bunda kepada para bumil yang dalam penantian persalinan,  minimalnya adalah :

POLA  BERFIKIR
Kadang mitos yang berkembang dalam kehidupan masyarakat mengganggu cara berfikir sang Bunda saat mengandung dan melaksanakan persalinan, diantaranya bumil  jangan terlalu lelah dan berat bekerja karena akan mengganggu janin dalam kandungan 

Bagi bumil yang manja mungkin ini berlaku,  akan tetapi jika bumil yang memang karena kondisi dan situasi dia harus bekerja  maka bekerjalah dengan penuh semangat jangan terganggu oleh berita – berita hoax jaman dahulu kala yang disebut mitos.  

POLA  MAKAN DAN MINUM
Makan dan minum selayaknya manusia normal yang tidak mengandung artinya porsi makan bumil gizi seimbang  prinsipnya “makan dan minum jangan berlebih – lebihan” 

Adakalanya ibu hamil di woro – woro oleh sesepuhnya  jangan banyak minum es, nanti akan melahirkan bayi yang bobotnya telalu besar,  bolehlah minum es jika sekiranya tidak akan menyebabkan bumil flu atau batuk, yaa jaga diri penting.

Demikian dalam hal membangun kecerdasan sang bayi yang tengah di kandung tidak sebatas berdoa namun harus di tunjang juga dengan asupan gizi yang seimbang khususnya protein,  sehingga Bunda berkeyakinan penting bagi bumil untuk mengonsumsi ikan, silahkan di baca :

Bumil Agar Memperbanyak Mengonsumsi Ikan !

POLA  ISTIRAHAT

Jika merasakan apa yang Bunda alami, sesungguhnya kebutuhan istirahat Ibu hamil adalah pasca persalinan di waktu itulah butuh istirahat yang cukup,  sekiranya anda sebagai pegawai pergunakan masa cuti Bunda untuk beristirahat dan jika si kecil  bangun, peluk dan ciumi dia sang Malaikat kecilmu yang telah dengan lasak berakrobat di dalam rahim Bunda.


Salam Sehat Ceria dan Bahagia Selalu
Jumadil Akhir 1438 H

keterangan gambar :
Posting Komentar