4 Feb 2017

Suntinglah Sehingga Menjadi Penyunting



Suntiang Minangkabau


Berfikir sejenak saat Teh Shanty Dewi Arifin memberikan tantangan pertama di grup WA  One Day One Publish for 99 days,  agar menuliskan  para editor atau dikenal  juga sebagai  penyunting  kemudian Bunda langsung  mengintropeksi diri,  dalam renungan seketika bahwa selama ini kita sebagai pembaca fokus saja pada penulisnya sering tidak memperdulikan tugas penyunting di balik buku kece’ yang populer dipasaran bahkan di dunia maya kecuali dunia  abal – abal. 

Dan berselancar kesini, 
dari blog walking atau lebih tepatnya blog running pan Bundanya sok pura – pura sibuk maka kita akan menemukan 
 
Definisi KBBI:
  • Penyunting  adalah orang yang bertugas menyiapkan naskah siap cetak atau orang yang bertugas merencanakan dan mengarahkan penerbitan media (massa cetak).
  •  Redaktur  adalah orang yang menangani bidang redaksi. Redaksi bermakna badan (pada persuratkabaran dan sebagainya) yang memilih dan menyusun tulisan yang akan dimasukkan ke dalam surat kabar dan sebagainya. 
  •   Editor  adalah orang yang mengedit naskah tulisan atau karangan yang akan diterbitkan dalam majalah, surat kabar, dan sebagainya (termasuk media online). 


 Ada beberapa buku tidak jauh dari tempat bersila dan berjumpalitan jari hingga jelang tengah malam,  tanpa galau dan risau baiklah beberapa buku Bunda kira layak dilirik juga para penyuntingnya jika sempat silahkan kirim e_mail kemasing – masing penerbit untuk berkenalan dengan mereka plus minta tanda tangan.    
 
Berguru Pada Sastrawan Dunia
Mizan Media Utama
Penyunting           :   Sofia Mansoor
Penulis                 :   Josip Novakovich (Terjemahan)

Ibu Pertiwi Memanggilmu Pulang
Bentang Pustaka
Penyunting            :   Sigit Giri Wibowo
Penulis                  :   Pepih Nugraha

Cara Narsis Bisa Nulis
Peniti Media
Editor                   :    Thamrin Sonata
Penulis                  :     Rifki Feriandi


Natisha Persembahan Terakhir
Javanica
Penyunting           :    Shalahuddin GH
Penulis                  :    Khrisna Pabichara
( Resensi Novelnya masih dalam bentuk draf ;  lagi nunggu antrian publish )

Tuhan Dalam Secangkir Kopi
Noura Books
Penyunting            :    Taufik Pram
Penulis                  :     Denny Siregar   

Resensi buku ini,  catatannya boleh dikunjungi kesini


Princess Nadeera
Dar Mizan
Penyunting           :    Dadan Ramadhan  dan  Beby Haryanti
Penulis                 :    Dina Y. Sulaeman

Berhaji Mengikuti Jalur Nabi
Mizan Pustaka
Penyunting            :    Tholib Anis
Penulis                  :    O. Hashem

O . . . iya dalam ilustrasi,  Bunda tampilkan tiga pengantin Minang lengkap dengan  suntiang  (Bhs. Minang sunting)  di kepala sang mempelai wanita, tentu sangat erat kaitannya dengan tugas penyunting yang hanya sepintas di urai pada catatan ini.

Yang Bunda fahami suntiang itu adalah bunga dan seperangkat perhiasan seperti mahkota sebagai penanda kejayaan, kebesaran, keindahan bahkan kekuasaan, kewibawaan seni dan  budaya.

Kekayaan kebudayaan Nusantara sungguh – sungguh menakjubkan,  suntiang tidak hanya di kenal pada budaya Minang saja, ada Lampung Riau, Melayu Bali dan Sulawesi bahkan daerah – daerah lainnya sepertinya ada jenis – jenis suntiang yang belum dikenal namanya oleh penulis (wawasannya minim juga tentang suntiang)

Bayangkan betapa rumitnya memasang suntiang Minang yang tinggi dan orang biasa seperti kita pasti tidaklah mungkin memasang suntiang itu,  artinya seorang penyunting butuh ketrampilan, jam terbang dan berbagai wawasan adat istiadat pemasangan.

Yakinlah bahwa penyunting dalam dunia kepustakaan sangat tidak mudah, yang kita suka adalah jika pengantin telah usai disuntiang dan berdampingan dengan mempelai laki – laki tanpak indah dan serasi,  pasti sebuah buku nikmat dibaca jika penyuntingnya faham siapa pembacanya.

Salam Malam Ahad dari Ciburial Negeri di Atas Langit.

7 Jumadil Awwal 1438 H / 5 Februari 2017 M

 
Sumber Gambar  : 
sunting avatar 

Posting Komentar