4 Jan 2017

Menghindari Bencana Dunia dan Bencana Akhirat


Cukuplah Allah sebagai pelindung



Salam,
Pastikan ini bukan berita #hoax . . .

Sebagai seorang muslim akan terus mendapat tempaan agar meningkat derajat, pedihnya pasti dengan kadar yang berbeda, beda. kemudian mau kemana tempat berlindung kita yang paling aman dan mengademkan jiwa.

Allah sendiri yang memberi solusi bagi hambaNya atas ke_Maha Rahmaan dan Maha_Rahiimnya Dia,  kemana lagi berlari. . . 

Cukuplah Allah bagi dan betapa dia sebaik – baik pelindung
1.      Jangan takut dengan propaganda murahan dari musuh
2.      Di tempat peperangan dan diantara para pejuang,  waspadalah terhadap penyusupan musuh
3.     Penghalang terkuat dalam menahan semua ancaman musuh adalah keimanan dan tawakal kepada Allah.

Tiga poin diatas adalah nasihat berharga dari seorang ulama bernama Allamah Kamal Faqih Imana,  Bunda kutip dari Tafsir Nurul Qur’an karena beberapa puluh tahun yang lalu situasi crowded macam ni juga ada dan terasa kerugiannya .

Ketika seorang mukmin berhadapan dengan bencana (dalam  berbagai bentuknya,  misal bencana hoax yang teramat masif sehingga menimbulkan berkubu-kubu dan perpecahan, debat kusir sehingga kontra produktif sesama muslim bertengkar hebor laa yang memproduksi berita hoax #ngekek and #terbahak_bahak dapet untung ratusan dolar)

Caranya Bagaimana ?

Sesungguhnya ada dan tidak ada bencana,  kita semua dianjurkan untuk mendzikirkan ayat ini minimalnya pagi 7  kali dan petang 7  kali dengan demikian terjadi konektifitas antara diri kita dengan Dia.

Seorang ulama menyampaikan pada para jamaah, dengan rutin membaca :

Inshaa Allah akan terhindar dari segala macam mushibah dunia dan ukhrowi,  Allah akan mencukupkan hambaNya dari segala kebutuhan dunia dan akhirat terhinadar dari macam – macam bencana.
QS. Ali Imran (3) : 173
QS. At-Taubah (9) : 129



Allohumma Shalli 'ala Muhammad . . .
Ciburial yang hujan semalaman
4 Rabi'ul Akhir 1438 H
Posting Komentar