13 Des 2016

Dzul Afaren Nasreen Bungsu Cinta Ayah Tumpah Padanya




kemesraan bersama Ayah, Abang dan ponakan (pict:dok.pribadi)





Hari ini menjadi hari yang sangat penting bagi puteri bungsu kami  Dzul Afaren Nasreen  karena 13 Desember 2007 (sembilan / sepuluh  tahun yang lalu)  ia lahir  dengan kebahagiaan keluarga besar khususnya Ayah Muhammad Eko Slamet Riyadi (Almarhum) ;  kelahiran Afaren jika di konversi ke bulan hijriah bertepatan pada 3 Dzul Hijjah1428 H.

energik (pict : dok.pribadi)
Keluarga muslim Indonesia senyatanya lebih mengingat tanggal bulan dan tahun masehi sehingga satu hal ini memang terkait pada kebijakan pemerintah,  maka secara serempak dan seragam kita lebih mengingat kalender masehi. 
Bagi keluarga sahabat dan rekan – rekan yang penasaran bisa koq menggunakan aplikasi ini untuk mengetahui bulan kelahiran diri kita secara kelender hijriah.

Kalender Islam Pengubah Tanggal Lahir Kalender Hijriah




Ayah bangga sekali dengan puterinya dan sebaliknya Afaren akan dengan mesra mengusap – ngusap dagu dan kumis Ayah  dengan tanpa sungkan,  biasanya Ayah tersenyum – senyum sambil pura – pura geli menggoda si bungsu dengan ciuman dan kalimat – kalimat mesra bagi sang puteri.

Energik (pict.dok.pribadi) 
  
Semua perhatian tertumpah pada Afaren yang lucu dan manja plus energik,  lucu memang Afaren yang paling kecil sehingga kami semua melihat tingkah laku ala anak – anak balita yang baru tumbuh, apalagi bila telah berhubungan dengan kamera sejak kecil peduli banget dan pandai bergaya,  kemudian kemanjaannya tidak semata pada Ayah Bunda dan Emak juga pada Kakak – kakaknya misal :  setiap malam ketika akan tidur memaksa siapapun yang di dekatnya untuk memeluk dirinya jika tidak yaudah ngadat berat.


Mengingat hari kelahiran Dzul Afaren Nasreen 

Bunda petik satu ayat Allah yang telah dikutip diatas


Wasalaamun’alayhi yawma wulida wayauma yamuutu wayawma yub’atsu hayyaan



Cukup pendek dan mudah mengingatnya,  ayat ini terkait kelahiran Nabi Isa Binti Maryam As dan ada tiga hal penting dan banyak diabaikan oleh kita pada umumnya.
Allah mengucapkan Salam Sejahtera dengan tiga saat (waktu)

Manja (pict : dok.pribadi)
 
-          Saat seseorang dilahirkan
Kelahiran tanda kehidupan di alam dunia,  energi gerak usaha dioptimalkan demi keselamatan (kesejahteraan lahir batin) dialam dunia.

-          Saat seseorang di wafatkan atau di matikan
Wafat dalam al Qur’an bermakna “kembalinya ruh pada penciptanya”  kita yang ditinggalkan dan dia yang meninggalkan musti menerima ketentuan Nya sepenuh – penuh tanpa bisa menolak. Dalam ayat ini menggunakan kata  maut – kematian  bermakna kehancuran jasad, diciptakan dari tanah dan kembali pada tanah.

-         Saat seseorang di bangkitkan
Kesejahteraan saat di bangkitkan terbayang indah bagi kaum muslimin dan mukminin, dalam salah satu penjelasan hadits bahwa makhluk Allah keseluruhannya bangkit dalam keadaan telanjang dan tanpa alas kaki, ketakutan kegemparan dan kepanikan pada hari berbangkit bisa kita telusuri pada semua Kalam Allah Yang Maha Suci dalam Kitab Nya.

Maka Kesejahteraan yang termat patut kita perhatikan, adalah kesejahteraan saat dilahirkan, kesejahteraan saat di wafatkan dan harapannya memperoleh kesejahteraan saat di bangkitkan, Inshaa Allah.

Untuk semua makhluk bumi dan khusus untuk puteri kami ke dua belas  Dzul Afaren Nasreen . . .  Ayah telah tumpahkan cintanya, dengan membesarkanmu dan mendampingimu hingga kelas dua SD ; sesungguhnya dalam suatu kesempatan beliau pernah berbincang dengan Bunda ia ingin sekali menyaksikan pernikahanmu kelak  . . . keinginan itu sempat beberapa kali dengan tanpa sadar disampaikan pada Bunda.
Bunda meyakini ketetapan ini paling terbaik bagi kita, dengan cinta Bunda peringati hari kelahiranmu dengan iringan doa dan pembacaan surat ar Rahman, ini lebih dari cukup dibandingkan dengan kemewahan dunia dan seisinya.




 Salam Milad Anak ku.

13 Desember 2007  / 3 Dzulhijjah 1428 H
13 Desember  2016  /  13 Rabi'ul Awwal 1438 H
Posting Komentar