21 Mei 2016

Melangkah Jadi Pengusaha Kios Dagang Online Bersama Kudo


fliyers Blog Kompetition Kudo

Ibunda Siti Khadijah dikenal pada masanya sebagai pengusaha yang  ‘kakoncara’  karena ketrampilannya dalam berusaha dan berwiraswasta, sungguh tidak mudah dan sangat berat jika perusahaannya di jalankan tanpa bermitra dengan seseorang atau siapapun yang bisa diajak share menuju tujuan dan cita – cita bersama.

Maka beliau mencari mitra usaha yang bisa dipercaya dan cerdas dengan IPK diatas tiga ( perkiraan sejenak saja ya . . . diasumsikan kemasa kini ) dan persyaratan utamanya adalah amanah  berjuang menjaga perbendaharaan kekayaannya.

Dapat segera di tebak ketika Ibunda Siti Khadijah kemudian memilih Muhammad yang memiliki gelar al – Amin,  ia dijadikan mitra usaha yang canggih karena kecerdasan, kejujuran serta akhlak yang menyilaukan siapapun yang berjumpa dengan Muhammad.
Jika saja kita menarik pelajaran dari sekilas kisah tentang kiprah Nabi  Muhammad SAW dan Ibunda Khadijah,  bahwa sesungguhnya Allah memberi pelajaran pada semua hamba – Nya menjadi pengusaha bukan alternatif namun solusi dalam menjalani kehidupan kapan dan dimanapun juga.

Masa kekinian memang menjadi pengusaha adalah solusi akan tetapi tidak semua bisa dan tidak semudah membalikan telapak kaki apa lagi tangan dhu . . . dhu . . . dhu, bagaimana mencobanya ya agar bisa menjadi pengusaha.

Inilah alkisah penulis sebagai  seorang Bunda merintis agar putera dan puterinya menjadi pengusaha online memang lebih banyak kisah bapernya tapi baiklah coba panggil dulu Kang Arul, dari beliaulah kami para blogger Bandung mengenal Kudo,  dengan jargon keren dan memotivasi bahwa  “Semua Bisa jadi Pengusaha”  dibeberapa standing banner tercantum kalimat bersahabat   NowEvery One We Can Shop sederhana akan tetapi sangat  growing.

Berawal pada   Jum’at  18  Desember 2015  sekitar 40 blogger hadir  di jalan Setiabudi  112  Bandung,  pada acara kelas blogger bareng Kang Arul dan Pak Saifuddin Sayuti juga rekan sejawat keduanya Pak Nur Terbit.

Pada kesempatan inilah kami memperoleh pemahaman bahwa Kudo adalah singkatan dari Kios Dagang Online yang dirintis oleh dua anak muda ( cerdas pastinya Kaka . .) kini Kudo menginovasi sistem demi kenyamanan pelanggan dan agen.

Dua orang anak muda  founder PT. Kudo  yaitu Albert Lucius dengan posisi cukup bergengsi sebagai CEO & CO dan  Agung Nugroho selaku COO & CO keduanya kompak meletakan basic perusahaan ini  pada tahun 2014.

Usai acara kami ngobrol – ngobrol ringan bersama Kang Arul, Pak Saifuddin juga Pak Nur Terbit  dan kemudian beberapa orang blogger siap menjadi agen Kudo dengan beberapa syarat ringan tidak ribet  mengisi formulir plus foto copy KTP beberapa hari kemudian Kang Dieki dan Kang Ihsan mengiring tab kepada penulis dan Fajrudin sebagai pendukung dan  pelengkap operasional Kios Dagang Online.

1.  Karena yang menjalankan operasional Kudo adalah salah seorang puteri penulis maka beberapa keluhan muncul diantaranya :

-         2.  Sering sekali saat berkirim pulsa lelet dan tidak terkirim kemungkinan jaringan karena posisi di utara kota Bandung.    

-         3.  Sistem penjualan berat diongkos, misalnya butuh kerudung lima potong pembelian terbatas hanya dua potong saja maka jika butuh banyak agen atau pembeli akan terbebani oleh ongkos kirim

-         4.  Struk pembelian tidak bisa diakses.

Sudah dikomunikasikan Alhamdulillah terjadi perubahan signifikan meskipun membutuhkan proses yang cukup panjang.  

Hal penting namun terkesan detail yang tidak perlu  adalah  satu moment yang mencerahkan bagi para agen karena dalam perjumpaan tersebut  para agen Kudo Indonesia dapat saling tukar pengalaman dan menurut penulis ini sangat positif kendati acara masih  perlu dikemas ulang, misalnya bagaimana caranya mengakrabkan antar agen.

Kesannya penting untuk jumpa,  saat itu  di Car Free Day kami saling berbagi tepatnya 17 Januari 2016 dan meskipun sederhana Kudo menjamu agen dengan sopan dan bersahaja, terima kasih para FO.    

Albert Lucius dan Agung Nugroho
Berjumpa Founder Kudo Huhuuy . . .   

Penulis menjadi sangat terkait dengan Kudo Indonesia tujuannya agar putera dan puteri penulis melek cara berdagang online lewat Kudo, namun karena masing – masing masih berkutat di kesibukan Kampus Alhamdulillah Bundanya yang dapat menyerap dan kemudian mentransfer perkembangan teknologi  Kudo khususnya di Bandung.

Tidak menyangka akan berjumpa dua anak muda energik yaitu Albert Lucius dan Agung Nugroho  di pertemuan pada 3 Maret 2016
Pada hari ini,  PT. Kudo Teknologi Indonesia hadir di Kota Bandung untuk menyebarkan semangat  “Yuk Jadi Pengusaha”   dan perubahan itu hadir bersama keduanya dengan meluncurkan aplikasi mobile Kudo.  

Albert Lucius dan UMKM Jabar

Baik Albert Lucius maupun Agung Nugroho menguraikan hal yang perlu di garis bawahi bersama bahwa :    
yang bertujuan untuk mengembangkan jaringan pengusaha dan UKM digital dengan menggunakan Kudosebagai akses.  

Tentu saja ini keren, disamping masih pada muda dan mereka telah mempunyai prediksi kompak bahwa menyasar satu juta pelanggan pada masa yang akan datang adalah hal yang logis dan perlu sama – sama di kejar dengan berbagai strategi yang bisa dimainkan secara sportif

Kesempatan siang hari itu para agen diarahkan untuk mendownloud aplikasi Kudo lewat google play  store.

Para FO Kudo mencoba menyusuri siapa – siapa saja yang membutuhkan bantuan downloud instan ketika itu,  penulis tidak melakukan hal yang sama dengan beberapa pengunjung dan agen Kudo  saat pertemuan di jalan Gandapura karena diantaranya ;
-         Aplikasi pada hp android sudah padat, butuh perangkat baru dan berharap puteri Bunda masih bisa mengunduhnya di handphone pribadinya. 

-         Penulis berfikir,  kenapa tidak mengoptimalkan tab yang ada sehingga lebih berfungsi  saat itu baru sebatas pemikiran akan tetapi pada prakteknya puteri penulis lebih care menggunakan handphonenya ketimbang tab Kudo.

-         Kata sang puteri jika menggunakan tab harus membeli pulsa untuk paket tab Kudo, sedang menggunakan handphone lebih hemat paketnya sekalian.

Berharap semoga tab bisa di fungsikan sebagai android umumnya sehingga multy fungsi dan Kudo peduli terhadap agen yang telah menggunduh aplikasi Kudo pada android yang biasa digunakan sehari - hari, tanpa pakai hestek peduli ( #peduli ),  selalu percaya pada teknologi yang selalu di kembangkan oleh tim manajemen Kudo.

Maka Kudo resmi di launching dengan demikian siapapun bisa jadi pengusaha, pas sekali tanpa menggunakan fasilitas tab dari Kudo akhirnya siapapun memungkinkan jadi pengusaha.
Mengapresiasi Albert Lusius, Agung Nugroho dan jajaran Kudo dengan aplikasi terbaru Kudo yang lebih ramah bagi semua pengguna android.    

gathering Kudo bersama Desi Purnamasari dan Penulis

Gathering Kudo Bersama Desi dan Firman

Program sustainable (berkelanjutan dan berkesinambungan) bagi Kudo tampak berasa, sebagaimana yang dapat penulis pantau sehingga kami baik agen maupun yang tidak menjadi agen kembali diundang untuk mengikuti acara gathering dengan pembicara yang juga keduanya sangat masih muda Desi Purnamawasri dan Firman Ardiansyah.

Perjumpaan kali ini dilaksanakan sekitaran  jalan Dago 92 pada hari Sabtu pagi (02 April 2016) baik Desi maupun Firman menjelaskan kembali tentang penting menjadi pengusaha online dan cara mudah mengaplikasi Kudo. 

Khususnya Desi Purnawasari dengan cerdas  menunjukan arahan sederhana mendownloud  Kudo di google play  store, penulis menyimak sambil mentwitt kegiatan di siang itu boleh kita telusuri caranya secara bertahap.

Tahapan Awal :

-         Siapkan androidnya dalam keadaan on, dan segera unduh aplikasi Kudo
-         Mengunduh dari Google Play Store  

Aplikasi Kudo Awalan

Tahap Kedua :  

-         Mendaftar dengan beberapa data utama seperti nama kabupaten / kota, kecamatan dan kelurahan domisili calon pelanggan plus  foto copy KTP  dan pencantuman kode referal angka atau huruf sesuai yang diberikan fihak Kudo bahkan sudah dicantumkan dalam standing banner.    

daftar : dok.pribadi


Tahap Ketiga                 :  

-         Mengisi kolom no tilpon dan alamat jelas calon agen sesuai yang tercantum di KTP, sangat tidak penting bermain api dengan menggunakan KTP palsu penulis memprediksi saja dengan  memiliki KTP palsu  berarti ada  i’tikad yang tidak baik jika masih keukeuh sama dengan  menggali kuburan untuk diri sendiri  maka hal ini  sangat mengerikan.   


kiri gambar dari sini,  kanan : dok.pribadi
 Tahap Keempat        : 

-         Pada kolom selanjutnya adalah data diri seperti nama sesuai KTP  no tilpon dan domisili penting di tulis alamat e_mail,  karena dengan surat elektronik inilah mundar mandirnya informasi, pada android yang menjadi perangkat pembantu saat berjualan dan bertransaksi secara online.  

picture form Data diri  : dok.pribadi


Tahap Kelima                :  

-         Pada tahap ini akan muncul kotak dialog yang menyampaikan salam “Selamat Datang” dengan logo Kudo yang sangat elegan
-         Isikan e_mail pada kolom kosong, usai pengisian klik kotak yang bertuliskan   “lanjut”
-         Ditungguh sejenak . . .

pict : kiri dari sini,  pict kanan : dok.pribadi  

Tahap Keenam     :

-         Muncul pada kotak (layar) berikut tampilan yang menginformasikan kode referal masing – masing pelanggan atau agen yang akan melakukan penjualan dan pembelian online.
-         Penulis memiliki kode referal otomatis dari Kudo  A9X87JM.

horee dapat kode referal, pict : dok.pribadi


 Tahap Ketujuh               :

-         Tampak pada layar ilustrasi Mr. Kudo tengan didepan laptop serius dan santai melakukan transaksi online
 Lakukan semuanya dengan penuh kejujuran dan kecerdasan sebagai mana yang telah di kisahkan pada mukadimah.    
  

@Prime Coffee & Tea Factory  menjadi saksi bisu bahwa sesungguhnya di tempat ini sempat hadir seorang perempuan mungil bernama Desi Purnamasari,  memandu hadirin untuk memahami betapa mudahnya menggunakan aplikasi Kudo Dagang online dan tidak lupa ia menginformasikan jika ada keluhan – keluhan terkait proses transaksi bisa melalui :

Costumer Service :

-         e_mail

Masa kini sudah tidak lazim jika menggunakan surat ditempel perangko dan diantar ke kantor pos yang jaraknya jauh, sungguh ribet Kaka dan lama or kurang hemat waktu. Tenaga dan biaya, dengan surat elektronik yang dikenal dengal e_mail para pelanggan yang ingin menyampaikan apapun apakah keluhan, usulan lakukan via e_mail ini : 

cs@kudo.co.id

-         Phone Call
Alternatif komplain atau usulan bisa melalui layanan phone call : +62 -21-2751-3980  penulis kira butuh juga sekali – kali melakukan panggilan lewat tilpon, jika situasi dan kondisinya memang dirasa tepat.

-         Whats app
Melakukan informasi via whats app mungkin lebih care maka silahkan ke nomor ini :  
0856-9229-0517
0858-1718-1259
0857-5885-2236

- Livechat
Pelanggan bisa bertukar info dengan live chat via FB atau twitter yang mempermudah segala sesatunya atau bahkan bisa dengan IG.  


Fenomena dagang online dengan cara mudah dan praktis telah melewati masa yang lumayan panjang di mulai ketika Kudo di perkenalkan Kang Arul lewat kelas Blogger pada desember 2015 tentu tim manajemen Kudo telah berhitung dari sisi bisnis dan juga aspek pembinaan mental pengusaha, tentu tidak seketika semuanya harus melalui proses yang terukur dan berkesinambungan.

Berharap putera - puteri penulis semakin dalam mengenal dan memasarkan Kudo, semakin dapat memahami perjuangan menegakan nama Pengusaha yang bersahabat dengan lingkungan sekitar dan pengusaha yang melek teknologi juga kemajuan jaman.
Mari melangkah menjadi Pengusaha Kios Dagang Online.

#CeritaKudo 
facebook :  Kudo Indonesia



Jl. Yado 1 no.7, Radio Dalam,
Jakarta Selatan, 12140 


 
Posting Komentar