29 Des 2015

Masa Imitasi Makhluk Sang Pembelajar



Kami dari pondokan tidak punya rencana sama sekali untuk melakukan apa jika berjumpa dengan Umar dan Naema.

Keduanya putera puteri pasangan Abdulrachman Reijerink dan Heira Hardiyanti
Meski Heira tidak terkait hubungan darah, berasa anak – anak Bunda sangat dekat sekali dengan keluarga ini.



Tak merasa sempurna dalam setahun minimalnya berjumpa satu kali sudah lumayan cukup.   Hari Ahad 27 Desember 2015 menjadi waktu yang pas untuk datang ke Cilengkrang bertandang seharian karena ada beberapa  acara di hari tersebut.

Mumpung  ada  Dzulfikar putera Bunda yang kedua bisa dan sempat mengantar Hannah dan Bunda ke Cibunder ; focus memijit Hannah dengan keluhan sakit punggung.

Sementara Hannah dan Bunda ke Cibunder Sumedang selainnya nunggu di rumah Bundanya Umar dan Naeema.



Saat Abdurrachman belum bisa menjumpai kami, dan Heira pergi sejenak ada urusan mencari dan membeli ikan bakar untuk hidangan siang itu.

Umar dan Naeema di rumah anteng bermain di desekitaran rumah dan saat itulah Aunty – auntynya berkomunikasi dengan kedua nya via camera  android berselfie dan wefie.  

Umar juga Naeema sangat lucu dan menjadi keasyikan tersendiri  Aunty – auntynya mengajari  ‘mimik wajah alay’  bagi keduanya.



Entah ya Ibu – nya ridha atau tidak dengan cara ini kami semua tertawa nikmat, hingga menyaksikan foto – foto Umar dan Naeema muncul rasa hahahah dan hehehehe . . . . . lucu memang.
Manusia itu sejak balita sudah menjadi makhluk pembelajar dan ada masa IMITASI.