13 Mei 2018

VINcake Merambah Bandung Dengan Tebar Cinta



Nama artis Vino G. Bastian saat ini tengah melayang - layang di udara dan awan Indonesia dengan prestasi dan kiprahnya didunia layar lebar.

Disela kesibukannya sebagai artis dan segudang prestasi sang suami Marsha Timothy ini mereka ternyata memiliki passion cinta juga pada dunia masak memasak yang pastinya menjadi hajat hidup kita semua penghuni dunia. 

Membuat cake rupanya hal yang cukup menantang pagi kedua pasangan ini sambil melakukan eksperimen beberapa kali lahirlah  tiga pilihan rasa cake yang berbeda dengan kelembutan prima dan bahan - bahan utama yaitu : vincake peanut ( kacang );  vincake lemon cheese, vincake coffee oiya tambahan specialnya roll vincake cheese.

Salah satu hal yang sempat diungkapkan oleh Vino G. Bastian bahwa dari keempat rasa yang paling ia gemari adalah vincake coffee meskipun bagi dia rasa - rasanya coffee yang dicampurkan masih kurang pekat.





Dari penulis mah diusulkan jika Vino merasakan rasa coffeenya masih terlalu natural penting rasanya ada pelevelan sehingga bisa mencontek dari kreatifitas beberapa kuliner dengan sistem pelevelan.

Persaingan pasar cake di Bandung tentu semakin ramai dan hingar bingar baik dari bermunculannya macam - macam rasa yang semakin kreatif termasuk yanf penting diperhatikan oleh team vincake Bsndung  kekuatan manajerial pemain lama paling tidak aspek rasa dan pelayanan sempurna.




Artinya ketika kita mencoba saat launching berasa enak sekali kemudian seiring berjalannya waktu ada perubahan rasa,  yakin pelanggan bakal kabur . . . bur . .. bur.

Jangan lalai juga kepada pelanggan harus ramah dan bersahabat ini modal penting sebagai membangun jaringan dengan pelanggan.

Penulis memilih pelayanan yang menyenangkan dengan kualitas kue yang dipertahankan itu adalah pasangan yang ndak bisa satu - satu.

Kita saja ngelihat Vino dan Marsha itu sepertinya indah dan harmonis maka pelanggan harus dimanjakan dengan dua aspek tersebut.

Jika kemudian ada yang mempermasalahkan aspek penampilan vincake yang terlalu mainstream ;  pasar bisa ditest mereka itu membeli penampilan vincake atau membeli rasa ?

Sebagai yang baru merasakan gold vincake lemon cheese aroma dan rasa memang juara, dalam keluarga kami ini sich primadona.

Adapun gold vincake peanut  adalah alternatif rasa yang menyenangkan, kendati pada keluarga kami lebih suka yang gold vincake lemon cheese.

Bagi yang ingin berpetualang boleh vincake coffee cocok dengan hot tea atau hot coklat bisa wah juga dengan hot cappuchino.

Oiya saat acara kami disuguhi nasi tumpeng yang sangat enak sekali dan terima kasih atas undangan dan keramahannya.

Sukses yaa Kang Vino dan Teh Marsha.
Bandung, 13 Mei 2018 /  Syaban 1439 H





Catatan Harga Vincake :
1. Gold Vincake peanut. (Rp 65.000,_)
2. Gold Vincake lemon cheese (Rp 65.000,_)
3. Gold Vincake coffee (Rp 65.000,_)
4. Roll Vincake cheese ( harga Rp 90.000,_)



Vincake :
Jln. Wastukencana no 23, Bandung.
Buka 
Pukul 08.00 - 20.00 WIB
tilp : (022) 20531111
(WA)  08222 888 3389


#NamanyaJugaCinta

11 Mei 2018

The Green Kosambi Lauching 10 Mei 2018 Sukses



Menyaksikan kota Bandung dari lantai 19
The Green Kosambi  kepadatannya sungguh luar biasak,  namun keistimewaan yang tidak tergantikan adalah pemandangan indah melingkupi kota.

Gunung - gunung seakan jadi benteng kokoh kejayaan arsitektur kolaborasi putera daerah dan sumber daya manusia dari Singapore, gedung -  gedung tinggi mulai menebar di tanah Pasundan seakan menyiratkan kemajuan pesat sebuah kota.

Special untuk Bandung  kesegaran dan sejuknya kota tidak akan bisa dibeli juga dibandingkan  dengan kota manapun juga ;   ini adalah kemewahan yang kurang disadari oleh kebanyakan penduduk pribumi.

Para mukimin di kota Bandung akan merasa betapa istimewanya udara kota kembang jika mereka pergi ke Surabaya, Jakarta, Yogya, Medan, Padang dan Makassar atau kekota - kota besar lainnya yang memang pada umumnya panas menggigit.

Biasanya mereka (para mukimin)  jika berkunjung kesalah satu kota tersebut Bunda yakini mereka  segera ingin kembali ke area kesejukan dan kenyamanan.

Bandung mah yakin atuh bukan saja indah, udaranya sejuk dan ini kota paling romantis bagi mereka yang sempat memadu cinta di sini.



Kosambi Yang Tak Dikenal
Asal Muasalnya

Dari berbagai macam perhitungan secara ekonomis dan investasi masa depan termasuk perjanjian 10 tahun pengelolaan service residence Somerset Asia Afrika Bandung bersama The Ascott sebagai pengembang proverti developer yang telah ditandatangani pada tanggal 19 Februari 2018

Bunda kira aspek keindahan dan kesegaran alam Bandung tentu hal yang paling signifikan menjadi poin pertimbangan awal betapa nikmatnya memiliki apartemen pada alam indah dan udara sehat menyegarkan.

Demikianpun munculnya nama The Green Kosambi  bagi  Bunda  kembali mengingat almarhum Ibunda yang sempat menyantap buah cilik - cilik  mirip rimbang ( Bhs. Minang ) di Sukabumi salah satu pelengkap suguhannya lalapan bernama kesambi / kosambi;  ketika itu menjadi takjub merasakan buah tersebut.



Dan masyarakat Jawa - Barat menyebutkan kata Kosambi itu sudah sedemikian viralnya karena Kosambi adalah salah satu wilayah terpadat di kota Bandung,  bahkan kami sekeluarga jika mencari oleh - oleh khas kota Bandung oncom goreng yang enak dan asli oncomnya itu ke pasar Kosambi.  

Posisi penjual oncom goreng yang khas juga asli beserta berbagai macam jenis oleh - oleh Bandung lainnya ada dilantai bawah pasar Kosambi  selain oncom goreng ada berbagai macam dodol pilihan asli tidak palsu sepengerahuan kami sebagai salah seorang unsur masyarakat merasa yakin kehalalan produk - produk yang dijajakan penjual oleh - oleh Bandung.

Adapun kesambi atau kosambi (schleichera oleosa )  adalah nama sejenis pohon daerah kering kerabat rambutan dari suku sapindaceae yang tempat asal leluhurnya dari India. (sumber : wikipedia) 
Kosambi sebagai buah langka yang disematkan pada nama apartemen The Green Kosambi.

TENTANG GREKO CREATIVE HUB
Greko Creative Hub merupakan area hunian mixed-use yang dikembangkan oleh PT Maju
Makmur Usaha Bersama, yang terdiri dari 5 lantai creative hub, dan 12 lantai apartemen
serviced residence Somerset Asia Afrika Bandung.

Mengusung konsep lingkungan hijau serta
kreatif, Greko Creative Hub memfasilitasi berbagai usaha kreatif dalam dan luar negeri untuk berinovasi lebih canggih dan ramah lingkungan.

Tentu saja bagi kami yang teramat cinta kehijauan kota Bandung rasa - rasanya konsep ini akan sedemikian akrab dengan dengan cita - cita bersama masyarakat kota.




Pasar Pinuh Food Court

Salah satu fasilitas kreatif khusus kuliner aneka rasa nusantara ada di lantai 3 dengan desain yang nyaman untuk kongkow - kongkow.

Para pengunjung akan difasilitasi kartu sebagai alat tukar membeli bermacan hidangan dari minuman sehat hingga makanan tradisional yang unik - unik.





Alat tukar berbentuk kartu bisa kita beli langsung di kasir dengan petugas yang selalu siap melayani setiap pengunjung.

Salah satu menu unik  Bunda rekomendasikan -->> nasi goren rawon
kenapa unik . . . belum pernah mendapat menu berjudul nasi goreng rawon jika nasi rawon kan sudah biasa, sedang nasi goreng rawon eaak baru nemu di Greko (( berasa udik banget ni ))

Enaknya bukan semata dagingnya yang empuk namun Bunda suka aroma rempah - rempahnya berasa tapi tidak menyengat  diantaranya klewek, kapolaga dan cengkeh dimakan panas - panas karena jika kadung dingin lemat yang bercampur daging meskipun sedikit akan mengganggu dan lengket di lidah cuss kesini ya.

Minuman herba yang butuh dieksplorasi adalah golden tamarin (asam, nenas dan sinom) diblend campur aneka rempah dari PT.Iboe Jaya ( rahasia keqnya) plus es batu. Dhuuuh . . . nagihlah 



Dua hari berjumpa blogger Jakarta dan pengalaman tour hotel hingga dua puluh lantai rasanya menantang dan mendapat berbagai pengalaman dan pengetahuan yang sama sekali diluar dugaan 

Anugerah bagi yang bersyukur bahwa perjumpaan juga adalah rezeki.
Alhamdulillah.
Terima Kasih semua yang telah memberikan rasa berbeda saat kita jumpa. 

Kamis,  11 Mei 2018 /  26  Syaban 1439



#kelasblogger
#kelasbloggergoestobandung
@kelasblogger #grekocreativehub 

3 Mei 2018

TORCH Mendukung Para Hafidz Quran di SLBN A Wiyata Guna Bandung


Ikbal dan Cipto Hafidz Cilik (pict:dok.pribadi)
Blogger Bandung & Ben Wirawan dari TORCH (pict:dok.pribadi)


[Hafidz Quran]   Mendapat khabar dari  grup  #BloggerBdg bahwa pada 5 – 18 Mei  2018 akan diberangkatkan  11 hafidz cilik tunanetra dan bagi siapapun  yang punya kesempatan bisa hadir di Jalan Pajajaran 52  untuk membagi dukungan dan spirit kepada para calon jamaah umrah beserta para pembimbingnya.


Ada cahaya yang teramat halus menusuk jiwa penulis untuk segera berangkat menjumpai mereka bukan hanya sekedar meliput atau sekedar pergi menyusuri macetnya kota Bandung namun bahwa mereka hafidz cilik;   berharap barokah   semoga kita semua mendapat  taburan hidayah  dapat  kemudahan menghafal  al Quran  beserta para penghafal cilik yang akan diberangkatkan atas inisiatif Kedubes Arab Saudi.


Alhamdulillah . . . . .  kemudian dapat berkunjung bershilah ar Rahim menuju  SLBN A Kota Bdg bersama tiga blogger lainnya Mbak Lendy,  Kang Andrian dan Dedew Putra Cikeusik kemudian kami menyimak acara dari awal hingga usai.

Saat hari masih pagi dan acara belum dimulai  penulis berjumpa dengan salah seorang calon pendamping / pemandu jamaah umrah hafidz cilik beliau adalah  Kang Rian  Ahmad Gumilar bahwa dan memberitakan bahwa penulis saat itu berada di   SLBN klas A sekolah tertua se_AsiaTenggara Khusus Tuna Netra.
Adapun Rian Ahmad Gumelar disamping akan membimbing calon jamaah umrah hafidz cilik iapun adalah salah seorang tenaga pengajar pengampu pelajaran  OMSK.

Hadiah sandal Arrafa dari TORCH (pict:dok.pribadi)



Sebagai orang awam yang belum pernah menggeluti dunia  difabel wabil khusus tunanetra,  maka dengan spontan saja bertanya :

“Kang OMSK itu pelajaran apa ya . . . dan apa saja ruang lingkupnya”

“OMSK adalah singkatan dari Orientasi Mobilitas Sosial dan Komunikasi. Adapun salah satu pelajarannya adalah tentang pengenalan tongkat,  karena seseorang yang memiliki keterbatasan penglihatan jika tidak dengan ilmu maka mobilitasnya akan terhambat.”

Dalam hati menyimak dan mencerna dengan seksama tentang pelajaran orientasi mobilitas sosial dan komunikasi, yang hanya seketika itu saja di sampaikan kepada penulis karena mereka tengah mempersiapkan acara yang akan digelar pagi ini yaitu  konperensi  press pelepasan secara seremonial hafidz cilik wiyata guna Bandung.


Acarapun berlangsung dengan sangat hidmat fokus penting dari Kepala Sekolah SLBN – A – dan Sambutan dari Direktur produk sandal haji dan umrah torch dengan khusyu’ disimak oleh para hadirin yang terdiri dari pembina dan pendamping calon jamaah umrah, ada Ikbal dan Cipto mewakili rekannya lainnya yang berjumlah 9 orang.

Kepala Sekolah Pak Wawan M.Pd sangat bersyukur atas diberangkatkannya para hafidz cilik  SLBN –A-  yang pada awalnya tidak memiliki target  tertentu apalagi hingga bira berangkat umrah.
Target Pak Wawan adalah semua siswa akhlaknya berubah dari tidak baik menjadi baik,  dan program tahfidz al Quran ini masih dalam bentuk uji coba.

Ben Wirawan bersama Ikban dan Cipto (pict:dok.pribadi)


Saat para siswa mendapat kesempatan untuk ikut pengajian   bersama U st. Adi Hidayat  (Al Furqon) Allah menggerakan perwakilan Kedubes Arab Saudi mengundang para hafidz cilik dari wiyata guna berangkat ketanah suci.
Subhanallah . . . .
Sebagaimana  keyakinan kami bahwa jika membawa para siswa  keluar untuk lebih mendalami lingkungan karena  diluar itu ada komunitas yang luar biasa,  sehingga para siswa memperoleh pembelajaran yang lebih dan berbeda jika selalu ada di jalan Pajajaran.
Adapun para pembimbing sangat dibutuhkan juga untuk membantu seluruh calon jamaah umrah hafidz cilik sehingga harapannya seluruh prosesi umrah bisa dilaksanakan dengan lancar.


Adapun pembimbing 11 orang hafidz cilik sebagaimana disampaikan oleh kepala sekolah Bapak Wawan M.Pd adalah Pak Jamal ( Departemen Pendidikan Khusus ),  Kang Atha’ (pembimbing dari UPI), Pak Fachmi dan Kang Rian Ahmad Gumilar pengampu pelajaran OMSK (Orientasi Mobilitas Sosial dan Komunikasi ).

Penyerahan Sandal Arrafa (pict:dok.pribadi)


Adapun salah satu pendukung adalah brand outdoor #torchgear turut serta mendukung dengan menghadiahkan sandal inovatif untuk haji dan umrah.
Secara langsung direktur torch Ben Wirawan menyerahkan dengan penuh suka cita sendal arrafah dan memberikan petunjuk baik kepada Ikbal maupun pada Cipto cara menggunakannya, dan menggeser tali kebagian depan jika akan melaksanakan wudhu.


#haji_umrah #wiyataguna #slbnkelasA #sandalAraffa



Ciburial,  Kamis  19  Syaban 1439  H  /   3  April  2018

1 Mei 2018

Lanscape Indah Ideas Hotel Bandung


 
Pemandangan langka di rooftop sumpah keren (pict : dok.pribadi)
Alhamdulillah sampai juga di Hotel Ideas Jln. Ibrahim Adjie 414  - Kiaracondong Bandung kendati menempuh perjalanan lebih dari satu jam tiga puluh menit dari Ciburial negeri diatas awan.

Lumayan #ngangkleung  ( bahasa Sunda,  lebih tepatnya terkatung – katung atau tersendat – sendat )
berjalan lambat karena macet.


Pasti macet atuh Bapak dan Ibu karena pertemuan hari Jumat, 27 April 2018 jam 15.00 itu saat jam orang pulang kerja baik yang kantoran maupun swasta para pedagang asongan dan penjaja dilapak – lapak, pegawai semua level termasuk juga militer plus ibu/bapak guru, para siswa sungguh berlimpah ruah dengan wajah kusut masai kelelahan berlomba menyalip dan membunyikan klakson berulang – ulang berjuang dipadatnya mobil aneka jenis, motor dan ada becak juga di Kircon untuk segera sampai dirumah. 

Makanya sampai di hotel idea's itu berasa mewah dan mendadak jadi horang kaya . . . bayangkan turun dari crab _ car  ekh . . .langsung disambut pemuda berseragam yang didadanya ada idcard tidak  sempat noong karena jika berani itu namanya tidak sopan.

Si Akangnya mengatakan dengan sangat hormat dan takzim  sekali ( mirip budaya horang Jepang dia memiringkan tubuhnya 75 hingga 90 derajat  - kira kira  seperti orang mau rukuk )  tuh . . .  ya  dimana kita temukan penghormatan macam begini.

Langka . . .   !

Akang teh bilang :
"Ibu ada yang bisa saya bantu."

"Kami mo jumpa blogger Bandung, dimana ?"

"Silahkan Bu naik kelantai 3 menggunakan lift dan satu tangga lagi ke lantai 4 disana sudah berkumpul."

"Terima kasih ya Kang"

"Sama - sama Ibu. . ." 



Primadona Juice  Waroenk  Ideas - Red dragon (pict:dok.pribadi)
 



Waroenk Idea Rooftop Cafe And Resto

Takjub adalah  kata yang pantas untuk lanscape  di lantai 4 Ideas Hotel  Bandung tiga arah yang terbentang dihadapan mata sedemikian nyata khusus dari kejauhan tampak gunung Tangkuban Perahu yang memiliki bentuk paling unik dan khas gunung ini berada diketinggian sekitar 2086 mdpl yang terletak antarakecamatan Lembang  dan  kecamatan Sagalaherang Subang


Tiga arah yang tampak menjadi sajian indah mencuci mata dan otak jenuh perkiraannya (membayangkan arah kiblat saat shalat) arah barat tampak lewat kaca super jombo dan bersih adalah ratusan atau bahkan ribuan atap rumah genting usang ada warna oranye tegas ada yang sudah menghitam sepertinya lumut diselingi rimbunan pohon dengan tanda hijau tua bahkan sepertinya hitam karena jauhnya.

Interior ada satu set kursi meja ditata rapih dengan memunculkan aura nyaman dan akrab sedang dibagian sayap kiri posisi pelayanan booth minuman,  saat kita pengunjung mendapat pelayanan untuk memesan menu baik makanan ataupun minuman,  ekh pelayanannya pakai celemek berwarna coklat dengan desain lucu ada gelang – gelangnya trendi mirip  cowboy  juga.

Kang Mugi dan Barista (pict:dok:pribadi)
salah satu assesoris lucu dan keren pada interior waroenk idae (pict:dok.pribadi)


Arah utara adalah space yang paling terbuka dengan bangku – bangku tinggi dan  desain simpel jika duduk sambil ngobrol asyik menikmani hot cappuchino,  yakin perasaan segar itu akan datang dengan riang bahkan menyantap hidangan berat menikmati tomyum akan nagih, segarnya tomyum dengan kelembutan irisan tahu serta nasi bertaburkan bawang goreng.  

 Arah timur bisa dimanfaatkan untuk meeting memadai untuk 20 orang maksimal adapun bagian Selatan spacenya tertutup ruang dapur dan mushalla juga toilet.   

Menyaksikan pemandangan kota Bandung sambil cuci -cuci tangan, ini beneran langka ! (pict:dok.pribadi)

Penulis sempat menikmati space wastafel untuk bersihkan tangan jika akan menggunakannya untuk  makan minum atau usai makan berat,  nach dispace ini siapapun dengan bebas memandang beberapa gunung,  entah yang mana gunung Manglayang, Malabar, Haruman, Mandalawangi, Masigit dsb.
Sebagai orang yang tinggal lama di kota Bandung secara penglihatan pastinya hanya mengenal gunung Tangkuban Perahu plus Manglayang jika menuju arah Ujung Berung atau Cileunyi.

Hot cappuchino, mantaap (pict:dok.pribadi)


Menuju Rooftop (pict:Rizal Kurniawan)


Mungkin selain para pengunjung yang singgah ke Waroeng Ideas menanyakan berbagai menu masakan dan minuman butuh juga pengetahuan tentang gunung – gunung dilingkar kota Bandung yang dapat kita saksikan dengan perasaan yang berbunga – bunga karena memang tampak berbeda.

Kaca – kaca lebar dipasang dengan kokoh dan meja ditata cukup rapih serta beberapa pigura dan mangkok  terkesan jadul dengan beberapa tulisan berbahasa Inggris,  cocoknya untuk orang muda gaul.

 Minuman dan Makanan
 
Pemilik hotel dikenal sebagai Pak Haji Ermas,  beliau tidak  memperkenalkan hotelnya menjual  alkohol otomatis Ideas Hotel bebas dari minuman beralkohol scara hakikat maka bisa dikategorikan sebagai “halal hotel”  kendati belum memiliki sertifikat hotel halal, by proses ya. 

Sebagaimana diungkapkan oleh Kang Mugi Ginanjar sebagai Sales and Marketing  bahwa launching   Ideas Hotel    pada 9 Mei 2015 (Horee selamat milad ideas tiga tahun)     

Karena lokasinya sangat strategis maka Kang Mugi dengan ramah menyampaikan bahwa Ideas Hotel  setiap hari tidak pernah sepi dari pengunjung selalu saja ada tamu menempati kamar – kamar hotel yang terdiri dari Superior room,  deluxe room dan eksekutive room
Kang Mugi juga menambahkan bahwa mereka selalu memaintenance kekantor – kantor dan lembaga – lembaga yang membutuhkan fasilitas penginapan, cafe and resto.

Menurut salah seorang team office bahwa jarang pengunjung komplain tentang fasilitas termasuk pelayanan kecuali jika semua kamar penuh ada beberapa masalah yang mereka tidak puas namun biasanya kami dapat mengatasinya dengan segera.
Selamat . . . milad ideas hotel.



Catatan Ngga Penting Tapi barangkali saja perlu :
Menu Andalan Sop Buntut dengan Iga Bakar.
Coffee Batu Bara dengan
Baristanya Kang Tito

Harga Makanan starting dari Rp 12.500,-
Paket Buffet Rp 15.000,-

Exekutif ada tiga kamar ini paling luas / 600 harganya. Print office resepsionis 


#BloggerGathering #BloggerBandung

Address :
Jln. Ibrahim Aji / Kiaracondong 414 Bandung West Jave
Phone  : 022.7333220
web: www.ideas-hotel.com II email :
info@idea